“NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI” Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru

Di Post Oleh: Admin Tanggal: 17/11/2019 Di Baca: 17 kali

BIDANG PROGRAM PRIORITAS

Bidang 1 : PANGAN, SANDANG DAN PAPAN
Bidang PANGAN : Arah kebijakan dan program pembangunan yang berkaitan dengan pangan, mulai dari hulu sampai ke hilir berorientasi pada upaya pemenuhan dalam jumlah dan kualitas yang memadai untuk: kebutuhan Krama Bali, kebutuhan para wisatawan, dan berorientasi untuk ekspor.
Bidang SANDANG : Arah kebijakan dan program pembangunan yang berkaitan dengan sandang, mulai dari hulu sampai ke hilir berorientasi pada upaya pemenuhan dalam jumlah dan kualitas yang memadai untuk: kebutuhan Krama Bali, kebutuhan para wisatawan, dan berorientasi untuk ekspor.
Bidang PAPAN  : Arah kebijakan dan program pembangunan yang berkaitan dengan papan, berorientasi pada upaya pemenuhan dalam jumlah dan kualitas yang memadai untuk: kebutuhan Krama Bali, dan kebutuhan para wisatawan.

 

Bidang 2 : KESEHATAN DAN PENDIDIKAN
BIDANG KESEHATAN :Arah kebijakan dan program pembangunan yang berkaitan dengan kesehatan, berorientasi pada upaya pemenuhan dalam jumlah dan kualitas yang memadai untuk: kebutuhan Krama Bali.
BIDANG PENDIDIKAN :Arah kebijakan dan program pembangunan yang berkaitan dengan pendidikan, berorientasi pada upaya pemenuhan dalam jumlah dan kualitas yang memadai untuk kebutuhan Krama Bali

 

Bidang 3 : JAMINAN SOSIAL DAN KETENAGAKERJAAN
Bidang JAMINAN SOSIAL : Arah kebijakan dan program pembangunan yang berkaitan dengan jaminan sosial, berorientasi pada upaya pemenuhan kebutuhan Krama Bali.
Bidang KETENAGAKERJAAN : Arah kebijakan dan program pembangunan yang berkaitan dengan ketenagakerjaan, berorientasi pada upaya pemenuhan kebutuhan Krama Bali.
Bali perlu fokus pada penyiapan ketenagakerjaan (sumber daya manusia) yang spesifik yaitu: pertanian moderen, pariwisata, industri kreatif berbasis budaya, arsitektur dan desain, pengobatan tradisional, dan SPA.

 

Bidang 4 : ADAT, AGAMA, TRADISI, SENI DAN BUDAYA
Bidang ADAT : Arah kebijakan dan program pembangunan yang berkaitan dengan adat, berorientasi pada keberpihakan (afirmasi) dalam memajukan adat istiadat Krama Bali yang meliputi: pelindungan, pembinaan, pengembangan, dan pemanfaatan adat istiadat Krama Bali.
Bidang AGAMA : Arah kebijakan dan program pembangunan yang berkaitan dengan agama adalah sebagai berikut.
Bidang KEBUDAYAAN : Arah kebijakan dan program pembangunan yang berkaitan dengan tradisi, seni, dan budaya dari hulu sampai ke hilir, berorientasi pada keberpihakan (afirmasi) dalam memajukan Kebudayaan Bali yang meliputi: pelindungan, pembinaan, pengembangan, dan pemanfaatan tradisi, seni, dan budaya Krama Bali.

 

Bidang 5 : PARIWISATA
Bidang PARIWISATA  : Arah kebijakan dan program pembangunan kepariwisataan berorientasi pada kualitas yang mencakup berbagai aspek yaitu: pengembangan destinasi wisata, produk dan industri pariwisata, promosi dan pemasaran pariwisata, sarana-prasarana pariwisata, pelayanan pariwisata, dan wisatawan mancanegara yang datang ke Bali. Dalam konteks pariwisata berkualitas, yang menjadi sasaran wisatawan adalah: wisatawan yang waktu tinggalnya lebih lama, wisatawan yang berbelanja lebih banyak, wisatawan yang peduli lingkungan dan kebudayaan, wisatawan yang memberdayakan sumber daya lokal (tenaga kerja lokal, komoditas lokal, produk lokal, investasi lokal).

 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Bali,

Dewa Putu Mantera, S.H.,M.H.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Bali,

Dewa Putu Mantera, S.H.,M.H.